BENARKAH VULVITIS ADALAH PENYAKIT BERBAHAYA YANG SULIT DISEMBUHKAN? 

Dikutip dari alodokter.com, vulvitis adalah peradangan yang terjadi pada vulva. Kondisi ini terjadi pada perempuan dengan rentang usia berapa pun. Dengan kata lain, baik itu manula, orang, dewasa, remaja atau anak-anak sekalipun bisa mengalami gangguan kesehatan yang satu ini.

Vulva sendiri adalah organ paling luar dari organ intim wanita. Hanya pada perkembangannya, organ ini dianggap sebagai vagina oleh orang awam.

Padahal, vagina sendiri adalah liang atau saluran yang letaknya lebih dalam setelah melewati vulva. Vulva sendiri terdiri dari beberapa bagian. Bagian-bagian tersebut di antaranya adalah labia (bibir) mayora, minora dan klitoris.

Kulit vulva sendiri rentan terhadap iritasi. Kondisi ini umumnya terjadi pada anak-anak yang belum menstruasi atau orang dewasa yang sudah melewati masa menopause. Pada masa tersebut, kadar ekstrogen yang diproduksi tubuh akan lebih kecil. Itulah yang menyebabkan kulit vulva menjadi lebih kering dan mudah iritasi.

Nah, kondisi inilah yang menjadi resiko vulvitis. Mereka bisa dengan mudah mengalami vulvitis saat kondisi seperti ini terjadi.

VULVITIS ADALAH GANGGUAN KESEHATAN YANG GEJALANYA BISA DIKENALI 

Pada perkembangannya vulvitis memiliki gejala yang sangat beragam. Penderita satu dengan lainnya bisa memiliki gejala yang berbeda-beda. Namun demikian, jika ditarik satu benang merah, gejala-gejala tersebut memiliki satu kesamanaan yang sama.

Lantas, seperti apa gejala yang dialami oleh penderita vulvitis? Berikut adalah beberapa gejala di antaranya:

  1. Munculnya rasa getal di area kelamin

Kemunculan ini umumnya terjadi pada malam hari. Penderita vulvitis umumnya akan merasa gatal di area organ intim. Ini terjadi karena organ tersebut mengalami peradangan.

  1. Munculnya rasa terbakar dan kulit pecah-pecah di area vulva

Jika Anda menderita vulvitis, Anda akan mengalami rasa kulit yang terbakar di area vulva. Ini akan diikuti dengan rasa gatal dan kulit yang pecah-pecah. Jika kondisi ini terjadi, Anda dianjurkan untuk segera menghubungi dokter atau praktisi kesehatan terkait.

  1. Area vulva jadi membengkak dan kemerahan

Dikutip dari hellosehat.com, vulva yang mengalami peradangan akan mengalami bengkak dan kemerahan. Biasanya kondisi ini diikuti dengan rasa gatal, perih dan rasa terbakar pada area vulva.

  1. Benjolan berisi cairan pada vulva

Jika Anda mendapati benjolan pada area vulva, itu tandanya vulva Anda sedang tidak baik-baik saja. Atau jika pun Anda mengalami peradangan, ini adalah bentuk peradangan yang mengkhawatirkan.

Jika kondisi ini terjadi, hal terbaik yang harus Anda lakukan adalah menghubungi dokter untuk dilakukan penanganan lanjutan.

BENARKAH VULVITIS ADALAH PENYAKIT BERBAHAYA DAN SULIT DISEMBUHKAN? 

Dikutip dari alodokter.com, vulvitis yang ditangani dengan baik akan sangat bisa disembuhkan. Ada beberapa metode penyembuhan yang bisa dilakukan. Biasanya menggunakan obat-obatan. Penderita juga diarahkan untuk menghentikan kebiasaan yang membuat vulva iritasi.

Namun demikian, vulvitis juga bukan penyakit yang bisa dianggap sebelah mata. Pasalnya, jika tidak ditangani dengan baik, penyakit ini bisa menimbulkan komplikasi yang serius.

Ada beberapa komplikasi yang bisa timbul dari gangguan kesehatan ini. Salah satunya adalah gangguan tidur, kecemasan dan peradangan parah yang menyebabkan tergangguan aktivitas. Ketiganya tentu harus Anda hindari dengan menangani vulvitis dengan cara-cara medis.

Penanganan sedini mungkin akan menghindarkan Anda dari hal-hal yang tidak diinginkan. Namun demikian, saat penanganan terlambat, iritasi dan peradangan pada area vulva bisa saja membesar. Dan jelas, vulvitis adalah penyakit yang harus ditangani sedini mungkin. Karena jika tidak, Anda akan mendapati peradangan yang mengkhawatirkan.

Read More